Bagaimana cara menemukan suatu ide bisnis dan pendekatan dalam merumuskan ide konsep bisnis

Adztekno.com – Banyak orang percaya memulai bisnis adalah proses yang misterius. Mereka tahu mereka ingin memulai bisnis, tetapi mereka tidak tahu langkah pertama yang harus diambil. Kami membantu anda menemukan cara mendapatkan inspirasi ide untuk bisnis. Bagaimana Anda mengetahui dengan tepat apa yang ingin Anda lakukan dan kemudian bagaimana mengambil tindakan.

Namun sebelum kita mulai, mari kita perjelas satu hal: Orang-orang selalu bertanya-tanya apakah ini saat yang tepat untuk memulai ide bisnis mereka. Faktanya adalah, tidak pernah ada waktu yang buruk untuk memulai bisnis. Pun ketika itu masa ekonomi sulit sekalipun.

Jika anda sudah memiliki pekerjaan, mungkin anda sudah mempersiapkan, apakah itu modal ataupun investasi untuk memulai bisnis anda sendiri. Karena banyak orang enggan untuk memulai di masa-masa sulit, justru ini peluang anda untuk memulai dan memberikan perubahan.

Mencari ide bisnis? Berhentilah googling “ide bisnis” dan mulailah menguasai proses pembuatan ide itu sendiri. Salah satu cara terbaik untuk menghasilkan ide-ide baru adalah dengan pendekatan dari berbagai sudut yang dapat Anda pikirkan. Berikut 7 daftar sudut pandang yang berbeda termasuk strategi pembuatan ide spesifik untuk masing-masing sudut pandang untuk membuat pikiran kreatif Anda mengalir.

1. Cari Solusi dan pecahkan permasalahan

  • Ciptakan solusi untuk sesuatu yang menurut Anda sangat mengganggu atau menyakitkan dalam hidup Anda.
  • Buat solusi yang lebih baik untuk sesuatu yang Anda lakukan setiap hari — mis. membuat proses lebih efisien, lebih murah atau lebih menyenangkan.

2. Pecahkankan Masalah untuk orang-orang di sekitar anda sesuai kemampuan dan kompetensi yang anda miliki

  • Buat daftar email seputar topik khusus dan survei tentang tantangan terbesar mereka tentang topik tersebut.
  • Analisis aktivitas di forum khusus dan di platform seperti Quora dan Reddit untuk menemukan titik kesulitan dan keinginan grup khusus.

3. Temukan Ide Bisnis di Pekerjaan Perusahaan Anda

  • Lihatlah proses internal perusahaan tempat Anda bekerja (Sumber Daya Manusia, Keuangan & Akuntansi, Pemasaran, Manajemen, Penjualan, dll.): Proses apa saja yang dapat dibuat lebih efisien? Bagaimana mereka dapat ditingkatkan dengan penggunaan teknologi?
  • Lihatlah orang-orang yang bekerja dengan Anda: Bagaimana mereka bisa menjadi lebih baik dalam apa yang mereka lakukan? Bagaimana mereka bisa lebih bahagia dengan apa yang mereka lakukan sehingga perusahaan dapat mempertahankan karyawan mereka yang berkinerja terbaik?
  • Mencari potensi peningkatan layanan inti perusahaan. Bagaimana produk atau layanannya dapat dibuat lebih baik, lebih murah atau lebih efisien? Pikirkan cara-cara out-of-the-box yang hilang dari perusahaan besar serta ide-ide bisnis yang mendapat manfaat dari tim startup kecil yang gesit alih-alih modal dan sumber daya yang besar.
  • Lihatlah kemampuan transfer produk dan prosesnya: Bagaimana prosesnya dapat digunakan dalam industri yang berbeda? Bagaimana produknya dapat diakses oleh pasar yang sama sekali berbeda (misalnya versi yang lebih murah dan lebih mendasar di negara-negara dunia ketiga)?
  • Carilah potensi peningkatan dalam rantai pasokannya: Bagaimana proses pemasok atau pelanggannya dapat dibuat lebih efisien?

4. Analisis Tren

  • Lihat trending topik di Situs Media Sosial seperti Twitter, Instagram, Whatsapp, YouTube dll. Ingat Fidget Spinner? Jika Anda dapat melompat ke topik yang sedang tren cukup cepat dengan membuat atau menjual kembali produk atau layanan terkait, Anda dapat membangun bisnis yang valid.
  • Menjadi trend spotter sendiri: Baca, baca, baca. Pilih industri dan habiskan beberapa bulan untuk membaca segala sesuatu tentangnya. Lakukan sampai Anda mencapai titik di mana Anda dapat melihat dan memprediksi tren yang akan datang sendiri.

5. Jelajahi Passion Anda

  • Lihatlah pekerjaan Anda yang sekarang dan sebelumnya. Analisis apa yang Anda suka/tidak suka dalam peran Anda. Pikirkan industri dan jenis bisnis yang memungkinkan Anda melakukan lebih banyak hal yang Anda sukai. Misalnya, jika Anda senang bekerja dengan orang-orang dalam pekerjaan layanan pelanggan Anda, mengapa tidak membangun bisnis pelatihan atau konsultasi?
  • Buatlah daftar hal-hal yang Anda sukai dan akan lakukan secara gratis. Pikirkan tentang bagaimana Anda bisa mengubah hal-hal ini menjadi bisnis. Misalnya, jika Anda bersemangat tentang hidup sehat dan menghabiskan waktu luang untuk meneliti resep, menemukan cara baru untuk berolahraga, dan membaca tren kesehatan terbaru — mengapa tidak memulai bisnis blog atau pelatihan dengan keahlian Anda?

5. Bangun Kekuatan Anda

  • Lihat kemampuan yang anda miliki dan benar-benar Anda kuasai. Pikirkan industri dan jenis bisnis yang memungkinkan Anda menggunakan keahlian dan kekuatan Anda. Misalnya, jika Anda benar-benar pandai menulis posting blog di pekerjaan pemasaran Anda sebelumnya, Anda dapat memulai bisnis sebagai penulis lepas.
  • Pikirkan bisnis dan industri di mana Anda akan mendapatkan keuntungan yang tidak adil. Hal ini dapat didasarkan pada pengalaman, pengetahuan, keterampilan, atau jaringan industri yang luas. Bagaimana Anda bisa menggunakan keuntungan ini untuk membangun bisnis?

6. Menjadi Mesin Ide

  • Latih otak Anda untuk menghasilkan ide dengan menuliskan 10 ide tentang satu topik setiap hari. Mereka tidak perlu menjadi ide bisnis tetapi mereka harus terkait dengan satu topik saja. Ini akan memaksa otak Anda untuk menjadi sangat kreatif. Misalnya: tuliskan 10 ide untuk mempermudah memasak, 10 ide untuk menurunkan berat badan, 10 ide untuk menjual buku, dll.
  • Baca, Baca, Baca. Semakin banyak Anda membaca tentang berbagai hal di berbagai bidang, semakin banyak ide yang akan datang kepada Anda secara alami. Dengan memperluas pengetahuan Anda, Anda memperluas ranah ide bisnis Anda.

7. Terapkan model bisnis yang terkenal ke industri atau produk yang berbeda

  • Bangun Uber untuk X, Airbnb untuk Y. Maksudnya gimana?…Maksudnya kita bisa menduplikasi model bisnis brand terkenal dan memodifikasi ke produk yang berbeda untuk menambah value.
  • Temukan ceruk dan jual kembali produk di toko dropshipping Anda sendiri gunakan marketplace yang sudah eksis seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee atau lainnya

Demikian bagaimana cara menemukan suatu ide bisnis disertai pendekatan dalam merumuskan ide konsep bisnis anda, semoga bermanfaat.

Baca juga: 7 buku motivasi best seller untuk pengusaha sukses Bahasa Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*